"Orang yang masih ingin hidup adalah orang yang masih mau belajar dimanapun, kapanpun selama hidupnya"
Ibu Ani (Via -Fonny)
Sebenarnya, kalimat bu Ani yang satu ini ingin aku tulis. Berhubung udah di tulis Fonny, ya sudah aku copy saja. Maaf ya Fon hehehe.
Akhir-akhir ini, aku sering banget liat film. Padahal ini lagi UAS. Ga ada gunanya sih, malah bikin wasting time. Tapi, meskipun begitu, aku selalu ngambil sisi positif dari film tersebut.
Caranya? . Salah satu unsur intrinsik dari film bagian amanatnya, aku simpulkan sendiri.
Setiap aku nonton film. Aku belajar banyak hal. Film yang awalnya kurang rame pun sering aku tonton. Kan, mungkin saja itu "awal" nya. Kalau lama kelamaan kan bisa aja aku terbawa alur ceritanya dan menikmati ceritanya sehingga yang terlihat "awal"nya kurang rame, bisa jadi rame.
Nih, aku mau cerita film You're the Apple of My Eyes. Film ini dari Taipe, baru kali ini aku tertarik sama fil luar yang notabenya bukan dari Eropa. Ceritanya menarik dan akhirnya mungkin tidak tertebak, atau buat yang udah sering nonton film mah malah udah tertebak. Terserah lah ya. Intinya sih, itu film bercerita tentang satu anak laki-laki badung yang suka sama cewe pinter. Gimana cara ngejarnya? Otomatislah harus pinter juga, gitu kan? ceritanya emang klasik banget kan? bahasa inggrisnya mah : this movie it si common.
Hahaha gaya pake bahasa inggris. Maklum... tadi abis UAS inggris.
Eits... tunggu dulu ! . Ceritanya emang biasa aja, tapi kalo di film itu, sentuhan akting dan alurnya ga biasa. Tahu kan gimana yang ga biasa? (biasalah skenario sutradara yang suka bikin cerita indh-indah). Terus apanya dong yang aku pelajarin dari film itu? .
Hehehe ..Itu pendapat aku loh.
Yang aku pelajarin itu banyak sekali. Apa? (Males ah ngasih taunya hahaha)
Selain nonton film Taipe, aku juga nonton film Suckseed sama Top Secret a.k.a The Billionare film dari Thailand.
Film Suckseed di liris tahun 2011. Menurut aku filmnya kocak banget. Dan ceritanya? Biasa aja sih. Jadi tentang apa?.
Oke, ceritanya itu tentang persahabatan yang bermimpi ingin jadi band rock terkenal dan kompliknya cuma gara-gara cewe. Klasik lagi kan? Umum banget ceritanya. Tapi skenarionya itu loh yang luar biasa jadi bikin tambah luar biasa karena di tunjang sama akting aktris dan aktornya. Tapi di banding fim You're the Apple of My Eyes, aku lebih suka film Suckseed. Film ini ga beda jauhlah sama kehidupan sehari-hari.
Kalo the Billionare gimana?
Cari aja ya di mbah Google hahah.
Beneran nih, aku lagi males nulis. Jadi udahan aja ya... mau baca dulu Anatomi Fisiologi Manusia buat UAS besok.
Jadi apa intinya posting ini? Yah intinya sih, kalo menurut aku, setiap hal itu pasti ga ada yang sia-sia, ga ada yang ga bermanfaat kalo kita mikirnya ke arah positif buat dijadikan pelajaran. Belajar itu kan ga harus terus baca buku, ga harus terus melakukan hal yang orang lain anggap itu ga berguna, di balik apa pun termasuk wasting time kaya gini yang bukannya harus "belajar" buat UAS malah nonton film pasti ada manfaatnya. HAHAHAH.
NB : Meskipun aku tahu sih, kalo lagi UAS bukan saatnya nonton film. Nonton film itu ada saatnya, tapi bukan pas lagi UAS. Jadi kerjakanlah sesuatu hal yang PRIORITASNYA PENTING dulu, baru ke yang KURANG PENTING itu juga merupakan proses BELAJAR yang bijaksana dalam hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar